Aku terlalu meyimpan rapi tumpukkan lembaran-lembaran
yang ada
Berharap kau dapat membacanya walaupun hanya satu
lembar
Aku terus menulis tentangmu..
Tentang cerita yang kau tak pernah mengerti artinya
Kau terlalu nyata untuk kuhindari,
Namun terlalu pedih untuk terus bersama
Memendam tak seasik yang kau kira
Tapi kau adalah alasan ku untuk tetap menunggu
aku berharap mata itu melihat kearahku,
agar kau mengerti maksud susunan indah yang tersirat
tanpa kusadari
mata itu selalu menatap
hanya saja radar kita yang tak pernah bertemu.
jika waktu adalah sahabat terbaik
maka izinkanlah aku menggantungkan kenyataan padanya
namun jika waktu enggan bersahabat
maka tunjukkanlah jika
perasaan ini terlalu salah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar