Selasa, 01 Juli 2014

arti warnamu

ku niatkan jemariku untuk menulis apa yang aku rasakan kembali, berawal dari kepergianmu tanpa alasan membuatku berhenti menuliskan cerita-cerita indah bersamamu. kamu bilang aku payah, aku tak pernah bisa menjadi wanita hebat seperti yang kau mau. kepergianmu di akhir 2013 membuatku membuka mata, bahwa jabatan satu cara menuju keangkuhan, jabatan juga mampu memusnahkan cinta yang suci menjadi hitam kelabu, gelap suram, tanpa sedikitpun penerangan.

aku berhenti untuk memikirkan dirimu wahai "coklat susu" yang dulu pernah aku banggakan di hadapan orang-orang di sekitarku. aku akan berjalan seperti siput, yang lambat namun enggan untuk melihat kebelakang kembali. aku yakin ada warna baru yang dapat menghiasi warna hitam gelapku.

2014..
aku melihat warna itu hadir dalam fana ku. belum nyata namun sudah kutebak bahwa ini akan menjadi warna yang indah. berawal dari chat di BBM awal perkenalan indah itu. ia sosok pria yang sangat menyenangkan, sederhana dan bahkan terlampau apa adanya. percakapan ini berlangsung sangat erat, bahkan aku mulai bertanya tentang dirinya dan ia bertanya terlalu jauh tentang ku. dia adalah pria kribo yang mampu mencuri perhatianku di setiap kata-kata lucunya.

perkenalan kita, membuatku ingin mengenal sosokmu lebih nyata, namun kau mengilang ketika aku lagi senang-senangnya untuk dekat dengan mu, entah apa alasan nya aku juga tidak paham. ku tatap layar handphone ku setiap detik, namun tak ada kamu muncul untuk bertanya kabarku. aku fikir perkenalan kita cukup sampai disini dan tak akan pernah menjadi nyata.

satu pagi aku pergi bersama angin yang menghantarkan ku ke salah satu universitas swasta di sumatra utara. mungkin aku butuh seseorang yang dapat membuat ku tertawa dan melupakan sosok bajingan yang pernah hadir di lampauku. aku mencoba menyenangkan diri dengan bertemu sepupuku di universitas tersebut. ku ceritakan kesedihanku hingga aku merasa cukup lega.

percakapan itu mulai terhenti, dikala ada sosok yang mungkin tidak asing dimataku namun aku belum pernah melihatnya dengan nyata. pria itu semakin dekat dan menghampiri sepupuku. aku segera memfokuskan mataku ke layar handphone, membuka aplikasi yang ku anggap tidak penting sepertinya.

suara itu semakin tajam di telingaku, saat sepupuku mengenalkan pria itu kepadaku..
seketika keadaan hening, ia menatap mataku, dan aku hampir tau siapa pria itu..
"shila"
tersentak aku terkejut, iya mengetahui namaku, iya tau tentang aku, dan iya adalah pria kibo yang pernah datang di dunia mayaku yang telah hilang, kini hadir nyata di hadapan mataku.aku tak begitu mengenalinya, saat ia membuka tutup kepalanya, yeah.. dia pria kribo ku, pria yang sempat membuat warnaku menjadi terang lalu ia gelapkan kembali. namun warna itu sekarang menjadi lebih cerah, setelah perjumpaan kita. dan kamu berjanji untuk tidak akan membuat ku kelam, dan kamu terus berjanji akan menjadi warna yang indah seperti warna ke indahan yang selalu kau sebutkan dalam "merah,kuning,hijau" ..





Tidak ada komentar:

Posting Komentar